Pengertian Sense of Community (Rasa Komunitas)

 


Sense of Community telah banyak menarik perhatian para akademisi. Dalam sebuah komunitas, sense of community merupakan bagian yang berperan penting, setiap anggotanya harus memiliki sense of community  agar komunitasnya tetap bertahan dan pengaruh yang berjalan semakin kuat. Sebagaimana menurut Mcmillan & Chavis (1986) mengatakan bahwa sense of community merupakan perasaan memiliki terhadap sebuah komunitas dan perasaan berharga dalam suatu komunitas, sehingga timbul keyakinan untuk bersama-sama dalam komunitas. Seseorang yang memiliki sense of community yang tinggi akan mendorong individu bekerja dengan lebih baik. Sense of community  merupakan perasaan bahwa anggota komunitas memiliki keterikatan, sebuah perasaan bahwa anggota memiliki arti terhadap anggota lainnya dan terhadap anggota komunitas, serta adanya keyakinan bersama bahwa kebutuhan para anggota dapat dicapai melalui komitmen mereka untuk bersama.

Menurut McMillan dan Chavis (1986) seseorang mampu merasakan sense of community ketika mereka merasakan empat elemen dalam sebuah komunitas, yaitu:

a.     Membership (keanggotaan)

Keanggotaan adalah perasaan bahwa seseorang telah menginvestasikan diri sendiri untuk menjadi anggota dalam sebuah komunitas. Keanggotaan dalam sebuah komunitas memiliki (1) boundaries (batasan) dalam komunitas yang membedakan anggota komunitas dengan yang bukan anggota komunitas serta mengetahui siapa saja yang ada dalam komunitas tersebut; (2) emotional safety (keamanan emosional) hal ini dapat diartikan sebagai bagian dari gagasan yang lebih luas dari keamanan; (3) sense of belonging and identification, melibatkan perasaan menjadi bagian dari komunitas serta dapat diterima oleh komunitas, investasi personal, kontribusi diri dan komitmen yang diberikan untuk komunitas, dan (4) common symbol system (simbol umum) yang berfungsi menciptakan dan memelihara rasa keterkaitan dalam komunitas. Kelima atribut tersebut saling berperan dalam terbentuknya membership (kenaggotaan) dalam sebuah komunitas.

b.     Influence (pengaruh)

Pengaruh adalah kekuatan yang dimiliki individu untuk mempengaruhi anggota lain dan kekuatan komunitas untuk mempengaruhi individu.

c.     Integration and fulfillment of needs (integrasi dan pemenuhan kebutuhan).

Integrasi dan pemenuhan kebutuhan adalah perasaan bahwa kebutuhan anggota akan dipenuhi oleh sumber daya yang diterima melalui keanggotaan mereka dalam kelompok.

d.     Shared emotional connection (koneksi emosional bersama)

      Koneksi emosional bersama dalam suatu komunitas yang terbentuk dari interaksi positif, berbagi cerita dan pengalaman yang dilakukan bersama. Semakin banyak orang berinteraksi, semakin besar kemungkinan mereka membentuk koneksi yang erat, yang kemudian mengarah keikatan yang lebih kuat.


Daftar Rujukan

Mcmillan, D. W., & Chavis, D. M. (1986). Sense of Community: A Definition and Theory. In Journal of Community Psychology, 14.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Pilihan

Memahami Classroom Emotional Climate (Iklim Emosional Kelas)

  Beberapa penulis telah menyelidiki aspek lingkungan belajar di berbagai sistem pendidikan. Mereka menyelidikinya dengan beragam perspektif...

Artikel Populer